Header Ads

Sejarah Tanjung Perak: Selain Pelabuhan Perdagangan, Merupakan Tempat Berlabuh Kapal Pesiar Internasional

Source : tempo
Tahukah Anda bahwa Tanjung Perak merupakan pelabuhan paling sibuk ke-2 di Indonesia setelah Tanjung Priok di Jakarta? Bandar yang satu ini berlokasi di Surabaya, dan pada awalnya ditujukan untuk mendukung jalannya arus perdagangan di kawasan Indonesia Timur. 
Dewasa ini, Pelabuhan Tanjung Perak tidak lagi sekadar berperan dalam dunia perdagangan, tapi juga pariwisata, termasuk sebagai lokasi berlabuhnya kapal pesiar internasional, lho. Sebelum mengetahui lebih banyak tentang besarnya peran Tanjung Perak di Surabaya, ada baiknya kita simak sejarah singkat tempat ini.

Asal-Usul Dibangunnya Pelabuhan Tanjung Perak

Di zaman kolonial, tepatnya sekitar abad ke-18, kapal-kapal perdagangan yang datang melakukan bongkar muat barang di Selat Madura yang berjarak cukup jauh dari Surabaya. Dari sana, barang-barang tersebut diangkut menggunakan tongkang dan perahu-perahu kecil menuju sungai Kalimas yang terletak di Jembatan Merah sebagai pelabuhan pertama di Surabaya pada masanya.
Namun, melihat pesatnya pertumbuhan perdagangan dari dan menuju ke Surabaya, kawasan pelabuhan Jembatan Merah tidak lagi mampu memfasilitasi arus yang datang. Dasi situlah, ide awal untuk membangun Pelabuhan Tanjung Perak digagas oleh Ir. W. De Jongth. Sayangnya, biaya yang dianggarkan terlampau tinggi sehingga gagasan itu pun tidak bisa diwujudkan.
Barulah pada awal abad ke-20, tepatnya di awal tahun 1910, pembangunan fasilitas pelabuhan perlahan mulai digarap dengan mendatangkan dua arsitek dari Belanda, yaitu Prof. DR. Kraus dan G. J. De Jong. 
Dalam pengerjaannya, rencana awal pembangungan Tanjung Perak mengalami perubahan yang cukup signifikan. Banyak permintaan untuk menambahkan tambatan yang ditujukan sebagai pelabuhan komersil. Perjalanan antarpulau pertama dari pelabuhan Tanjung Perak melayani rute Surabaya-Madura menggunakan kapal feri yang beroperasi selama 24 jam.
Nah, sejak saat itu, pemerintah terus melakukan pengembangan, termasuk membangun terminal peti kemas yang rampung pada tahun 1992.

Tanjung Perak Sebagai Persinggahan Kapal Pesiar Internasional

Setelah sukses menjalankan perasnnya sebagai Bandar perdagangan dan angkutan umum, Tanjung Perak kini disulap sebagai salah satu wisata andalan di kota Surabaya. Masyarakat kerap datang untuk menyaksikan kapal pesiar super besar dan mewah bersandar di terminal pelabuhan.
Pemandangan tersebut pertama kali disaksikan masyarakat lokal pada tahun 2016, saat kapal pesiar MS Rotterdam singgah di Dermaga Jamrud Utara. Kapal pesiar yang mengangkut 1.179 wisatawan asing dan 580 awak kapal tersebut berlabuh semalaman di kawasan Pelabuhan Tanjung Perak.
Hal tersebut tentu saja tidak disia-siakan oleh warga setempat yang penasaran, dan mereka datang untuk melihat kapal dengan panjang 237 meter tersebut.
Sejak kedatangan “tamu” pertama kali itu, kunjungan kapal pesiar internasional di pelabuhan Tanjung Perak Surabaya mengalami tren yang cukup positif. Dalam beberapa tahun belakangan, terdapat sekitar 130 kapal yang singgah dengan membawa lebih dari 120.000 turis asing ke Kota Pahlawan tersebut.
Hal itu tentu turut serta menambah tren positif pariwisata Surabaya. Jika selama ini citra pelabuhan hanya ditujukan untuk kapal-kapal dagang atau mengangkut penumpang melalui pelayaran komersil, Tanjung Perak berusaha mengubah citra tersebut. 
Dikelola oleh PT. Pelindo, pelabuhan ini disulap sebagai kawasan wisata yang menarik minat warga lokal. Terlebih sejak dibangunnya terminal baru berkelas internasional, Tanjung Perak menjadi salah satu pelabuhan terbaik di Indonesia.
Yang terbaru, kapal pesiar Seabourn Encore yang mengangkut ratusan turis asing datang ke Surabaya pada tanggal 14 November 2017 lalu. Bahkan, salah satu kapal pesiar terbesar di dunia asal Hong Kong, Dream Cruise, juga berlabuh di Tanjung Perak pada bulan Desember 2017. 


Nah, jika Anda penasaran ingin melihat mewahnya kapal-kapal pesiar tersebut sambil berwisata, datang saja ke Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Bagi yang berasal dari luar kota, Anda bisa mendapatkan tiket pesawat ke Surabaya dengan mengakses website penyedia tiket pesawat murah Airy loh. Jaringan penyedia tiket pesawat dan hotel bujet terbesar di Indonesia ini dijamin dapat memberikan penawaran harga tiket pesawat domestik terbaik. Promo tiket pesawat maskapai Batik Air, Lion Air, Air Asia, Citilink, dan lainnya juga tersedia di sini. Selain murah, cara belinya juga mudah. Yuk segera berlibur ke Surabaya.



Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.