Header Ads

Jadi Jutawan Cuma Modal Nulis

#SKIPCHALLANGE, PLEASE HENTIKAN !

Skip Challange
Skip Challange | Foto dari google
Plinplan.net - Media sosial memang selalu membuat sesuatu menjadi wah, booming, viral dan banyak orang mengikutinya. Seperti manequin challange, icebucket challange, salt and ice challenge dan kini muncul fenomena baru lagi yaitu, #skipchallange yang juga banyak diikuti oleh remaja Indonesia.

Fenomena seperti ini memang terus mengalir dan muncul sesuai dengan perkembangan teknologi yang ada. Hal-hal unik yang dilakukan pun juga biasanya sesuai dengan aktifitas yang aneh,unik dan memang menantang. Akan tetapi ada beberapa aktifitas yang justru sangat berbahaya bahkan bisa menyebabkan kematian jika gagal.


Mengerikan memang, tapi kembali lagi untuk mendapatkan satu hal yang disebut kebanggaan dari challenge yang diberikan, para remaja Indonesia banyak yang mengikuti tantangan aneh na konyol seperti ini. Padahal sudah ada beberapa peristiwa aktifitas #Skipchallange yang berujung maut.

#Skipchallange  sendiri merupakan aktifitas seseorang yang berdiri dengan dada akan didorong oleh rekannya hingga oksigen ke otak akan berhenti sejenak. Hasilnya, remaja yang berdiri akan jatuh tidak sadarkan diri disertai kejang-kejang yang akan kembali sadar dalam beberapa saat.

Perlu diketahui, bahwa oksigen yang berhenti bisa menyebabkan kerusakan otak yang parah dan bisa mengakibatkan kematian. So,jangan sekali-kali menerima tantangan yang sangat berbahaya seperti ini.

Kematian akibat #Skipchallange ini pernah terjadi pada bocah 11 tahun bernama Da'Vorious (Chi Chi) dari Carolina Selatan. Ia meniggal dunia setelah melakukan tantangan #SkipChallange ini. Keluarganya pun menjelaskan bahwa putra kesayangannya ini mengetahui permainan ini dari media sosial. Dikutip dari NyDailyNews.
da'Vorious
da'Vorious, bocah yang tewas karena SkipChallange

Di Indonesia sendiri sudah banyak sekali remaja yang mengikuti permainan ini, kamu bisa melihatnya di Instagram dengan hastag #Skipchallange. Bagi orang tua nih wajib dan kudu bisa memberikan penjelasan kepada putra-putrinya agar bisa memilah dan memilih permainan seperti apa yang aman dan bisa dilakukan dengan bebas.

Bagaimana menurut sobat planner ?

/Fu

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.