Header Ads

Jadi Jutawan Cuma Modal Nulis

Rahma Haruna, Gadis 19 Tahun Tanpa Anggota Badan Yang Hidup Dalam Ember

Rahma Haruna
Rahma Haruna Yang tidak memiliki anggota tubuh lengkap | Foto : www.petnyaku.com
Plinplan.net - Yuk sob kita merenung sejenak, apakah kita sudah bersyukur dengan apa yang telah diberikan oleh Sang Pencipta Allah SWT. Memiliki tubuh yang sempurna dan kesehatan yang luar biasa sehingga kita bisa menjalani kehidupan dengan berbagai aktifitas yang ada. 

Tapi tidak dengan seorang gadis berusia 19 tahun asal Nigeria ini. Berawal dari kelahirannya 19 tahun silam dengan kebahagiaan yang dibawanya untuk keluarganya. Tangis bayi yang sungguh dinanti orang tua bayi berjenis kelamin perempuan. Orang tuanya pun memberinya nama Rahma Haruna. 

Akan tetapi, sesuatu hal menimpa Rahma setelah 6 bulan dilahirkan. Kejanggalan pada tubuh Rahma mulai tampak. Gejala awal yang menimpa Rahma adalah demam yang sangat tinggi dan juga disertai sakit perut. Kemudian dibarengi dengan berhentinya pertumbuhan tubuh Rahma termasuk anggota tubuhnya. 

Rahma pun tak pernah bertambah besar. Apalagi dengan kondisi anggota tubuh yang tidak kunjung tumbuh. Akhirnya, untuk bisa berpindah tempat, Rahma harus dibantu orang lain. Rahma ditempatkan di sebuah ember dan diangkat oleh saudaranya secara bergantian. 

Sungguh menyedihkan yah sob. Orang tua Rahma pun sudah mencoba segala cara untuk mengobati putri kesayangannya ini. Bekerja setiap hari untuk mendapatkan uang dan mengobati putrinya. Namun, masih saja tetap nihil. Bahkan, sang ayah mengungkapkan, hampir semua barang yang ia miliki telah dijual untuk mengobati sang anak.

Namun, Rahma tampak begitu tegar menghadapinya. "Mereka sangat membantuku. Bagaimana caranya? mereka memberikan semua yang aku butuhkan," kata Rahma, yang kini berusia 19 tahun.
Fahad dan Rahma Haruna
Rahma dan Fahad sang adik | Foto : nollygrio.com

Rahma sangat dekat dengan sang adik yang masih berusia 10 tahun bernama Fahad. Hampir setiap hari Fahad menemani Rahma, membantunya mengangkat ember plastik itu, membawanya berkunjung ke rumah saudara atau untuk berpergian. Fahad sama sekali tak mengeluhkan ketika merawat sang kakak Rahma.

Kini Rahma pun harus hidup dalam ember plastik. 

Apakah kita sudah bersyukur dengan apa yang kita miliki? Ataukah kita masih mengeluh dengan segala yang telah kita miliki? Renungkanlah Sobat.

/Fu 
sumber : Daily Mail 


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.