Header Ads

Jadi Jutawan Cuma Modal Nulis

Stand Up Comedey Academy Indosiar : Lawakan Cerdas Untuk Semua Kalangan

Review-Tayangan-Stand-Up-Comedy-Academy
Review-Tayangan-Stand-Up-Comedy-Academy
Stand Up Comedy Academy INDOSIAR memang sudah beberapa waktu lalu berakhir. Namun, kekonyolan dan lawakannya masih sangat membekas di hati pemirsa. Penampilan peserta stand up comedy academy yang berasal dari seluruh Indonesia memberikan warna baru dengan beragam gaya bahasa dan banyak cerita di balik penampilan lucu para peserta. Kali ini saya akan mencoba untuk mereview tayangan Stand Up Comedy Academi (#SUCA) yang ditayangkan di Indosiar.

Sejak episode pertama SUCA sudah cukup banyak menarik perhatian pemirsa televisi. Saat itu terdapat 24 besar dari group 1 dan 24 besar dari group 2. Jumlah yang masih sangat banyak memang, akan tetapi kita bisa melihat berbagai macam lawakan-lawakan unik dan menarik dengan beragam ciri khas yang dibawa dari berbagai daerah. Mulai dari tata dan logat bahasa yang digunakan hingga tingkah dan gerak-gerik peserta yang membuat gelak tawa penonton baik di studio maupun di televisi.

Juri SUCA Indosiar

Juri Stand Up Comedy Academy Indosiar
Juri Stand Up Comedy Academy Indosiar
Seblum berlanjut ada baiknya kita lihat bagaiaman kapasitas Juri dan Mentor untuk bisa meningkatkan kualitas Komika dari SUCA kali ini. Juri SUCA kali ini memang saya nilai cukup profesional untuk menilai Komika. Meskipun dengan canda tawa yang memancing ketawa penonton, penilaian mereka sangat bisa diterima. Yuk kita lihat seberapa pantaskah Juri SUCA ini menilai Komika.

1. Ernest Prakasa
Menurut saya Ernes memiliki wawasan luas tentang Stand Up Comedy. Dari gaya menilai dan tata bahasa serta istilah-istilah unik yang ada dalam Stand Up Comedy saya rasa komentar Ernest sangat berkualitas. Pengalaman dari kontes sejenis sebelumnya menjadikan Ernest sangat pantas untuk duduk di bangku Juri.

2. Eko Patrio
Meskipun Eko sepertinya tidak memiliki banyak pengalaman dalam hal Stand Up Comedy, namun Eko Patrio cukup memiliki pengalaman yang besar sebagai pelawak dan komedian yang sering lalu lalang di televisi. Pastinya dengan pengalaman itu bisa memberikan masukan yang bernilai untuk para Komika SUCA kali ini. Pelawak satu ini juga yang menjadi awal memiliki jargon "Grrrrrrrrnya berantakan...."

3. Abdel
Pasangan dari Temon ini memang sudah tidak asing lagi bagi pemirsa televisi. Abdel memang memiliki candaan yang khas untuk memancing tawa penonton. Komentar yang kadang selengean justru malah disambut emosi bercampur tawa. Meskipun selalu seperti itu, Abdel merupakan magnet yang cukup besar sebagai Juri dengan komentar yang juga berupa lawakan. Secara tidak langsung itu memberikan satu pelajaran mengenai lawakan cerdas kepada Komika.

4. Soimah
Untuk Soimah sendiri memang lebih mengacu kepada penilaian sebagai penonton. Saya rasa Soimah sangat pantas untuk duduk di kursi Juri, mengingat Soimah sendiri memiliki bakat seorang pelawak. Artis multitalent ini pun sering memberikan challange dengan hadiah yang mampu membuat "burning fire" para Komika. Mulai dari Musdhalifah, Ephy, Cemen dan Yudha Keling mendapatkan tawaran challange khusus dari Soimah. 

5. Raditya Dika
Sudah tidak diragukan lagi, penulis yang juga sudah merilis beberapa film hasil karyanya ini memiliki segudang prestasi. Radit sendiri sudah aktif dan sering melakukan open mic di banyak tempat. Pengalaman inilah yang membuatnya memiliki wawasan yang luas tentang Stand Up Comedy. Bahkan, banyak yang mengatakan Radit adalah orang yang cukup berpengaruh pada perkembangan Stand Up Comedy Indoensia.

6. Panji Pragiwaksono
Panji sendiri memang sudah sangat sering melakukan open mic di berbagai acara. Ia juga pernah beberapa kali menjadi juri untuk acara sejenis. So, tidak diragukan lagi bukan wawasan mengenai Stand Up Comedy.

Di samping itu ada beberapa juri tamu yang mewarnai kursi juri dalam beberapa episode diantaranya ada Luna Maya, Babe, Tora Sudiro dan Ge Pamungkas.

1. Luna Maya dan Tora Sudiro
Artis ini mungkin lebih menilai dari segi penonton. Keduanya memang diharuskan untuk menilai dari apa yang mereka lihat. Luna Maya sendiri memang bukan merupakan pelawak, namun ia paham betul bagian mana yang bisa membuatnya tertawa ketika duduk sebagai penonton. Karena terkadang apa yang kita anggap lucu belum tentu juri menganggap itu juga lucu. Tora Sudiro merupakan aktor berbakat yang sebenarnya juga memiliki jiwa lawak yang menarik. Cukup pantas jika ia duduk di kursi juri untuk memberikan sedikit pendapatnya tentang penampilan para Komika.

2. Babe dan Ge Pamungkas
Berasal dari kontes sejenis di tempat lain, Babe dan Ge Pamungkas memiliki wawasan yang cukup luas. Ditambah lagi dengan kesibukan mereka di berbagai stasiun televisi dan sering melakukan open mic membuat keduanya sangat layak untuk menjadi juri di SUCA Indosiar kali ini.

Itulah beberapa juri kompeten berdasarkan dari apa yang saya amati.

MENTOR

Mentor Stand Up Comedy Academy Indosiar
Mentor Stand Up Comedy Academy Indosiar
Untuk mentor memang mungkin tidak banyak yang tahu. Saya pun begitu karena memang jujur saya baru melihat kali ini. Namun, dari apa yang mereka lakukan kepada para Komika, saya rasa itu sangat membantu untuk mengembangkan Komika itu sendiri. Yang menjadi mentor SUCA kali ini diantaranya adalah Arif Didu, Gilang Bhaskara, Mosidik, Daned, dan Isman HS. Meskipun saya sendiri masih belum jauh mengenal mereka, saya yakin Indosiar sudah memilih orang yang tepat untuk dijadikan mentor para Komika. Apalagi untuk Arif Didu yang didaulat menjadi Supervisor dari para mentor ini sanggup membuat penonton tertawa karena tingkah kelucuan dan menjadi bulan-bulanan teman-teman mentor, host dan para juri.

HOST

Host Stand Up Comedy Academy Indosiar
Host Stand Up Comedy Academy Indosiar
Untuk host sendiri sih pada awalanya saya menilai mereka memang didaulat khusus hanya untuk menjadi host dan tidak memiliki kemampuan apa-apa untuk melucu menjadi seorang Komika. Andhika Pratama, Gilang Dirga dan Gading Martin memang sudah memiliki banyak jam terbang sebagai host berbagai macam acara televisi. Mereka sangat baik dalam membawa acara SUCA ini menjadi lebih berwarna dan tidak jemu dan membosankan karena aktif memancing tawa para penonton. 

Hingga pada suatu ketika mereka bertiga ditantang untuk open mic. Ternyata penampilan mereka diluar dugaan. Mereka cukup mahir dalam melakukan Stand Up Comedy. Bahkan, Andhika Pratama yang mengaku baru membuatnya pagi setelah acara Inbox SCTV sebelum tampil di malam harinya. Meskipun begitu mereka sangat sukses membawakan materi dengan gaya mereka sendiri. 
UUS di Stand Up Comedy Academy Indosiar
UUS di Stand Up Comedy Academy Indosiar
Sebenarnya saya juga sangat berharap UUS bisa menjadi host tetap di acara SUCA Indosiar. Ketika UUS menjadi host, kelucuan yang lepas dan sangat spontan membuat saya sebagai penonton merasa terhibur dan itu benar-benar luar biasa. Semoga saja di SUCA season ke 2 nanti UUS bisa bergabung dengan Gilang, Andhika dan Gading membawakan acara tersebut.

Rangkaian acara Stand Up Comedy Academy ini cukup menyita perhatian para penonton di Indonesia. Dari beberapa sumber berpatokan pada estimasi target audience SES ABC, SUCA berada di posisi 2 dengan TVR 3,4 dan TVS 18. Posisi ini mengalahkan beberapa sinetron unggulan lain dan jauh di atas acara sejenis lainnya. Ini artinya Stand Up Comedy INDOSIAR mampu diterima oleh masyarakat Indonesia. Selain itu waktu dan jam penayangan yang sangat tepat membuat semua orang bisa melihat acara favorit mereka. Tayang pukul 08.00 sangat ideal, karena saya yakin semua orang sudah tidak melakukan kesibukan saat itu. Apalagi tayang dari hari Senin hingga Kamis yang notabene menjadi hari sibuk dengan beragam aktifitas yang bisa menimbulkan stress. Tentu memerlukan hiburan khusus untuk meringankan suasana. Yah tentu saja dengan menonton acara Stand Up Comedy Academy.

KOMIKA

Selanjutnya untuk Komika sendiri menurut saya ada beberapa yang menjadi buah bibir masyarakan Indonesia. Tentu sudah diketahui oleh anda bahwa komika kali ini diikuti mulai dari wilayah barat hingga timur. Pastinya ada yang memiliki ciri khas dengan gaya melawak yang berbeda dan sangat melekat di hati para penggemarnya.

1. Musdalifah
Musdalifah di Stand Up Academy Indosiar
Musdalifah Juara 3 di Stand Up Academy Indosiar
Saya ingat betul di saat itu Komika asal Pinrang, Makassar bernama Musdalifah ini menjadi pusat perhatian masyarakat Indonesia. Wanita yang masih duduk dibangku SMA ini memiliki lawakan yang cukup berbeda dari yang lainnya. Kepolosan dan kejujuran yang dimilikinya seakan sudah menjadi lawakan yang lucu dan membuat tawa penonton pecah. Bahkan ketika ditanya seputar keluarganya, gadis berusia 17 tahun ini menjawab dengan jujur yang disambut tawa penonton. Musdalifah sempat di jagokan oleh para juru dan difavoritkan oleh masyarakat karena kelucuan dan kepolosannya. Materi yang dibawakannya seputar keluarga dan membahas seputar cabe-cabean. Musdalifah juga sangat menyukai lagu dangdut dan acara Smackdown. Kini Musdalifah yang menyabet juara 3 dalam ajang Stand Up Comedy Academy ini mampu membawa nama Pinrang dan menjadi lebih dikenal masyarakat luas.

2. Ephy 
Ephy di Stand Up Academy Indosiar
Ephy Juara 2 di Stand Up Academy Indosiar
Komika asal Kupang, NTT ini memiliki kemiripan dengan Arie Kriting. Bahkan, materi yang dibawakannya pun hampir mirip yaitu mengangkat tentang kehidupan Indonesia bagian timur. Ephy sendiri memang sudah hampir satu tahun berada di Jakarta dan bekerja sebagai Security. Saat berada di panggung ia sempat mengatakan bahwa ia tidak tahan dengan dinginnya AC dan membayangkan jika disekliling panggung diberi api yang menyala untuk menghangatkannya. Ephy pun sempat mendapatkan televisi dari Gading Martin. Ia mengaku di Kupang, keluarganya tidak memiliki televisi dan tak pernah menonton televisi. Itu sebabnya ia tidak begitu mengenal beberapa artis yang notabene sudah terkenal sekalipun. Ephy mendapatkan juara 2 dalam ajang Stand Up Comedy Academy Indosiar kali ini.

3. Cemen
Cemen Juara 1 Stand Up Comedy Academy Indosiar
Cemen Juara 1 Stand Up Comedy Academy Indosiar

Pria yang mengidolakan Zaskia Gotik ini berasal dari Brebes, Jawa Tengah. Cemen yang kini tinggal di Cikarang sering memasukkan materi dari Cikarang yang notabene adalah wilayah Industri yang sangat panas. Cemen sendiri sebenarnya adalah seorang guru honorer Bahasa Inggris di salah satu Sekolah Dasar di Cikarang. Jargon andalannya adalah "I love u biebeh" yang selalu membuat penonton tertawa terbahak-bahak. Cemen sering ditantang untuk berkomunikasi dengan bahasa Inggris dengan para Juri dan Host. Dengan bahasa Inggris yang medhok menambah kelucuan yang dibuatnya. Cemen berhasil menyabet juara 1 dengan penampilan terbaiknya saat malam Grand Final Stand Up Comedy Academy. Disamping itu, ia juga akhirnya mendapatkan follback dari idolanya Zaskia Gotik loh.

Itulah beberapa review berdasarkan hasil yang saya amati. Secara keseluruhan saya sangat menyukai acara ini dan tidak pernah ketinggalan untuk menyaksikan Komika tampil di SUCA Indosiar. Itulah sebabnya saya mengatakan bahwa ini adalah Lawakan cerdas untuk semua kalangan. Cerdas karena tidak semua orang bisa melakukan Stand Up Comedy yang baik dan benar. Butuh kemampuan yang baik agar bisa menjadi Komika yang profesional dan mampu membawakan materi sesuai dengan aturan yang berlaku. Untuk semua kalangan, sudah pasti karena pemirsa televisi tidak terbatas hanya yang berusia dewasa, melainkan anak-anak pun ikut menyaksikan acara ini. Selain menambah wawasan dari berbagai materi yang disampaikan, masyarakat juga akan merasa terhibur dengan aksi para Komika.

Stand Up Comedy Academy Season ke 2 nanti pasti akan lebih seru dan menarik. Seperti yang diungkapkan Harsiwi Achmad selaku Direktur Program Indosiar bahwa SUCA di Season 2 nanti akan dibuat lebih bagus lagi. 

Ini dia beberapa kumpulan video aksi para Komika di SUCA Indosiar Season 1.



--------------------------------------------
Fajar Umarsandi
Artikel ini diikut sertakan dalam lomba "Review Tayangan Stand Up Comedy Academy"



Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.