Header Ads

Jadi Jutawan Cuma Modal Nulis

Ini Alasan Kenapa Dilarang Gunakan "Ponsel" di SPBU

Ini Alasan Kenapa Dilarang Gunakan "Ponsel" di SPBU
Ini Alasan Kenapa Dilarang Gunakan "Ponsel" di SPBU

Plinplan.net - Halow masbrow, kembali lagi bersama si writer yah. Kenapa sih sobat planner jika sedang mengisi BBM ada larangan untuk menggunakan telepon genggam? Ah pasti rata-rata menyepelekan hal ini. Jawab iya ! hahaha...

Jangan meniru yang begini !

Ngisi bensin sambil main HP
Ngisi bensin sambil main HP

Oke jika sudah memebaca ulasan berikut ini mungkin sobat planner akan paham kenapa sih kita dilarang menggunakan handphone saat berada di SPBU. 

Dikutip dari laman facebook Humas Mabes Polri diinformasikan bahwa setiap unit ponsel itu memiliki atau mengeluarkan frekuensi yang cukup tinggi loh sobat planner. Setiap handphone mengeluarkan bunga api yang berukuran 1 mikron atau bisa disetarakan seperseratus milimeter. Percikan bunga api ini kerap kali keluar di sekitar antena Koil akibat perbedaan tegangan yang cukup tinggi sobat planner.

Selanjutnya tahu gak sobat planner, LED atau Light Emitting Diode yang digunakan pada ponsel ternyata berbeda nih masbro dengan LED yang biasa digunakan pada umumnya. LED pada ponsel cenderung telanjang loh masbro sehingga filamen yang ada pada LED tersebut bisa bersentuhan langsung dengan udara sekitar. Makanya ketika LED itu menyala akan mucul pijar, pijar inilah yang mampu menimbulkan percikan api. Berbeda dengan LED pada umumnya yang dibungkus dengan plastik sehingga mampu menahan filamennya langsung berhubungan dengan udara bebas. 

Meskipun begitu percikan api yang sangat kecil ini sebenarnya tidak bisa langsung menyulut uap bensin atau bahan bakar lain yang ada di SPBU. Namun, jika udara sekitar sedang panas dan memiliki potensi untuk menyulut api maka bisa menimbulkan ledakan loh masbro. ih sereeeem..

Ingat triangle API yah, antara bahan bakar, udara dan oksigen yang hanya 16 % saja bisa menimbulkan api loh masbro

Jadi masih mau menggunakan telepon genggam nih di SPBU ? 
PIKIR.! hehhee.... 


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.