Header Ads

Jadi Jutawan Cuma Modal Nulis

Vivo Masuk Pasar Indonesia, Hadirkan Smartphone Tertipis di Dunia

Edy Kusuma (kiri), Brand Manager, dan Kenny Chandra, Vice General Manager dari Vivo Communications Indonesia.
Pasar gadget di Indonesia yang begitu besar kembali memikat satu lagi brand asal Tiongkok, Vivo. Produsen yang memulai debutnya sejak 2009 mengklaim tampil beda dibanding kompetitor.
Di perhelatan IndoComtech 2014 ini Vivo (www.vivoglobal.com) membuka booth cukup besar untuk menunjukkan keseriusan mereka menggarap pasar ponsel pintar di Indonesia yang sangat potensial. Survei GfK Singapura mencatat peningkatan 44% dimana penjualan terbesar di Asia Tenggara terjadi di Indonesia dengan angka 7,3 juta untuk tahun 2014 ini atau naik 5% dibanding tahun lalu.
Bila produsen Xiaomi memilih Singapura terlebih dahulu sebelum Indonesia, maka Vivo lebih dulu masuk Malaysia sebagai pasar pertamanya di luar Tiongkok untuk selanjutnya masuk ke pasar tanah air. Pengguna ponsel di Indonesia sendiri diprediksi mencapai 103 juta orang di tahun 2017 nanti sehingga Vivo yang baru 6 bulan hadir resmi disini cukup antusias.
Dalam perkenalan brand mereka disela ajang IndoComtech 2014, VIvo memperkenalkan tiga produk unggulannya untuk kategori premium: seri XPlay, X3S, dan XShot.
Vivo X3S menjadi smartphone fashion berbodi ramping (tebal hanya 5,95mm) yang menjadikannya sebagai salah satu smartphone tertipis di dunia.
X3S yang ditenagai SoC octa-core besutan MediaTek ini juga dilengkapi feature air gesture dimana salah satunya bisa mengaktifkan aplikasi musik dengan menggerakkan handset membentuk huruf M. Selain desain cantik, jajaran produk Vivo juga memakai antarmuka unik yang disebut FunTouch OS yang merupakan modifikasi Android Jelly Bean.
Salah satu poin unggulan lainnya di jajaran premium Vivo adalah kinerja audio prima lewat feature Hi-Dac chip ES9018 MK2 untuk menghadirkan suara berkekuatan 127dB. Tak heran bila Vivo mengusung tagline “Hi-Fi & Smart” untuk ketiga seri X ini.
“Pertumbuhan smartphone yang sangat besar di Indonesia membuat kami tertarik untuk menggarapnya. Kami hadir di Indonesia dengan membawa kekuatan pada desain, audio, video/image, dan kemampuan yang menghibur di setiap produk Vivo,” jelas Kenny Chandra, Vice General Manager, Vivo Communications Indonesia.
Di pameran IndoComtech 2014, model XPlay, X3S, dan XShot masing-masing dijual dengan harga Rp6,99 juta, Rp 4,99 juta, dan Rp5,99 juta. Sanggupkah Vivo bertarung dengan pemain lain yang sudah lebih dulu bermain disini? Kita lihat saja.
sumber : www.infokomputer.com/

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.