Header Ads

Jadi Jutawan Cuma Modal Nulis

F5 Networks : Infrastruktur dan Biaya yang Mahal Masih Menjadi Kendala 4G

image

Sepertinya beralasan, jika Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan bahwa rakyat Indonesia baru akan merasakan teknologi 4G, atau 4G network pada 2015 mendatang. Pasalnya, implementasi pita super lebar ini memang membutuhkan upaya lebih, salah satunya dari segi infrastruktur.
.
Global Solution Architect Spesialis Operator F5 Networks, Boonchareon Chong mengatakan dalam acara temu wartawan yang digelar di Jakarta hari ini, (02/12), bahwa dibutuhkan banyak hal untuk mendukung terciptanya ekosistem 4G. Tak terkecuali di Indonesia, yang meskipun menurutnya bukan lagi hal baru, namun masih terbilang langka. Masalah infrastruktur, adalah salah satu penyebabnya.
.
“Dibutuhkan infrastruktur yang baik untuk mendukung 4G, dan untuk mendapatkannya, dibutuhkan dana yang tidak sedikit,” katanya.
.
Meskipun begitu, Boonchaeron tidak menampik bahwa ada banyak hal di luar sana yang akan bisa berjalan lebih baik dengan diterapkannya jaringan 4G ini. Mulai dari streaming musik dan video yang lebih lancar, kemudahkan dalam mengirim laporan atau file berkapasitas besar hingga kemungkinkan menikmati serunya berkreasi dengan Augmented Reality (AR).
.
“Intinya, banyak layanan akan berjalan lebih baik dengan adanya LTE,” ungkapnya.
.
4G LTE atau dikenal juga dengan 3GPP Long Term Evolution (LTE) merupakan sebuah standard komunikasi nirkabel berbasis jaringan GSM/EDGE dan UMTS/HSDPA untuk aksess data kecepatan tinggi menggunakan telepon seluler mau pun perangkat mobile lainnya.
.
Tak hanya disebut-sebut sebagai jaringan nirkabel tercepat saat ini, sebagai penerus jaringan 3G. LTE bahkan diklaim sebagai jaringan nirkabel yang paling cepat pertumbuhannya.
.................
Sumber : www.telsetnews.com

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.